PEMERINTAH KABUPATEN TOLITOLI
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SDN 3 LINGADAN
Alamat: Jl. Poros Lingadan, Kode Pos: 94561
KELOMPOK KERJA GURU DAKO PEMEAN
Pengembangan Kompetensi dan Kolaborasi dalam Pembelajaran
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerbitkan aturan terbaru mengenai pelaksanaan kurikulum pendidikan. Regulasi tersebut tertuang dalam Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025, yang menggantikan ketentuan sebelumnya dalam Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024.
Maka KKG Dako Pemean di awal tahun peajaran 2025/2026 melakukan kerja kelompok yang diimplementasikan sebagai bentuk transformasi Pendidikan yang menekankan pentingnya pembelajaran berpusat pada peserta didik. Dalam implementasinya kurikulum Nasional 2025 memberi kebebasan kepada guru untuk berinovasi. Dalam konteks pengembangan kompetensi dan kolaborasi dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.
Penerapan KKG Dako Pemean saat ini adalah :
struktur Kurikulum Pembelajaran Mendalam dan Daftar Mata Pelajaran Terbaru Tahun Ajaran 2025/2026 Tahun ajaran baru selalu menjadi momen yang sarat akan dinamika dan pembaharuan dalam dunia pendidikan. Untuk tahun ajaran 2025/2026 yang akan datang ini, kita kembali dihadapkan pada sebuah perubahan fundamental yang menuntut perhatian serius dari seluruh elemen pendidikan di Indonesia. Sebuah langkah maju yang secara resmi diatur melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025. Regulasi baru ini bukan sekadar penyesuaian minor, melainkan sebuah revisi substansial terhadap struktur kurikulum yang sebelumnya termaktub dalam Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024. Poin krusialnya? Pengenalan dan penegasan sebuah pendekatan pembelajaran yang disebut “Pembelajaran Mendalam”
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerbitkan aturan terbaru mengenai pelaksanaan kurikulum pendidikan. Regulasi tersebut tertuang dalam Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025, yang menggantikan ketentuan sebelumnya dalam Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024.
Maka KKG Dako Pemean di awal tahun peajaran 2025/2026 melakukan kerja kelompok yang diimplementasikan sebagai bentuk transformasi Pendidikan yang menekankan pentingnya pembelajaran berpusat pada peserta didik. Dalam implementasinya kurikulum Nasional 2025 memberi kebebasan kepada guru untuk berinovasi. Dalam konteks pengembangan kompetensi dan kolaborasi dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.
Penerapan KKG Dako Pemean saat ini adalah :
struktur Kurikulum Pembelajaran Mendalam dan Daftar Mata Pelajaran Terbaru Tahun Ajaran 2025/2026 Tahun ajaran baru selalu menjadi momen yang sarat akan dinamika dan pembaharuan dalam dunia pendidikan. Untuk tahun ajaran 2025/2026 yang akan datang ini, kita kembali dihadapkan pada sebuah perubahan fundamental yang menuntut perhatian serius dari seluruh elemen pendidikan di Indonesia. Sebuah langkah maju yang secara resmi diatur melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025. Regulasi baru ini bukan sekadar penyesuaian minor, melainkan sebuah revisi substansial terhadap struktur kurikulum yang sebelumnya termaktub dalam Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024. Poin krusialnya? Pengenalan dan penegasan sebuah pendekatan pembelajaran yang disebut “Pembelajaran Mendalam”
PENGUATAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA (IKM) DAN PEMEMFAATAN MEDIA
PEMBELAJARAN
Program Guru Belajar dan Berbagi seri Guru Merdeka Belajar merupakan upaya membantu guru dan satuan pendidikan memahami konsep guru merdeka belajar dan meningkatkan kompetensi pengembangan diri secara mandiri untuk mengembangkan karier.
Program
Guru Belajar dan Berbagi seri Guru Merdeka Belajar dirancang untuk menjawab
persoalan yang dirasakan guru dalam menjalani profesinya. Guru seringkali
memiliki banyak tugas dan tanggung jawab baik yang terkait dengan pembelajaran
dan administrasi. Guru sering mengikuti banyak pelatihan namun tidak sesuai
dengan kebutuhannya. Guru yang merasa
kelelahan dan merasa
tidak berkembang kariernya meskipun sudah mengajar bertahun-tahun.banyak hal yang baru
sesuai perkembangan jaman sehingga guru belum dapat menguasai apa yang dituntut
oleh program pemerintah di bidang pendidikan merdeka belajar.